PENGACARA PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT

PENGACARA TERBAIK PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT

Dalam menjalankan bisnis seringkali terdapat kondisi dimana terdapat persaingan usaha tidak sehat sehingga mengakibatkan adanya kerugian yang akan diderita baik oleh kalangan masyarakat banyak maupun korporasi baik secara pribadi maupun kelompok. Kondisi yang demikian akan menghambat laju berkembangnya usaha maupun perekonomian secara menyeluruh sehingga secara langsung maupun tidak langsung akan mengakibatkan usaha tidak berkembang jauh seperti yang diharapkan. Untuk itu dengan adanya persaingan usaha tidak sehat akan berdampak serius baik bagi konsumen maupun kepada pelaku usaha. Untuk itu keberadaan Advokat, Pengacara, Lawyer dan Konsultan Hukum yang mengerti dan paham betul tentang praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat mutlak diperlukan.

Undang-undang No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, telah mengamanatkan bahwa segala bentuk praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dilarang bahkan terdapat sanksi baik bersifat administratif sampai pidana. Untuk itu sebenarnya dalam tataran sanksi sudah terdapat pengaturan yang cukup komprehesnsif sehingga memungkinkan setiap orang, lembaga maupun korporasi dapat mempertahankan hak-haknya untuk terlindungi dari praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dalam setiap kesempatan. Meskipun demikian, tidak semua Advokat, Pengacara, Konsultan Hukum yang mengerti dan tau betul mengenai seluk beluk Hukum Persaingan Usaha Tidak Sehat.

SAIFUL ANAM & PARTNERS ADVOKAT, PENGACARA, LAWYER & KONSULTAN HUKUM SPESIALIS PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT

Tidak mudah mencari Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum yang mengerti tentang seluk beluk Hukum Persaingan Usaha. Tidak jarang banyak yang masih berfikir bahwa langkah hukum yang akan dilakukan apabila terjadi pelanggaran dibidang hukum persaingan usaha selalu diarahkan pada penyelesaian melalui jalur hukum Perdata bahkan melalui Hukum Pidana, sehingga tidak jarang para pihak yang berkepentingan tidak dapat mempertahankan hak-haknya dalam pencarian keadilan dibidang Hukum persaingan Usaha Tidak Sehat. Tidak hanya itu meskipun telah berupaya memperjuangkan di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), pada akhirnya berujung dengan hasil tidak memuaskan, sehingga bertambah menderita kerugian baik dari segi materiil dan immateriil. Untuk itu sangat dibutuhkan Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum dibidang Persaingan Usaha yang benar-benar pengalaman yang memiliki jam terbang menangani perkara-perkara yang berkaitan dengan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Saiful Anam & Partners merupakan kantor Advokat, Pengacara, Lawyer dan Konsultan Hukum dibidang Hukum Persaingan Usaha yang mengerti dan paham betul mempertahankan hak-hak Klien baik yang berkaitan dengan (1) Kartel (hambatan horizontal), (2) Perjanjian tertutup (hambatan vertikal), (3) Merger, dan (4) Monopoli. Kesemuanya membutuhkan penanganan yang berbeda, hal itu dikarenakan perkara-perkara yang berkaitan dengan Persaingan Usaha merupakan perkara yang unik yang berbeda dengan penanganan perkara-perkara biasa, untuk itu dalam penanganannya membutuhkan penanganan yang benar-benar ekstra baik dari segi pengalaman dan jam terbang sehingga klien tidak dirugikan dalam penanganan perkara Persaingan Usaha tidak Sehat.

Hubungi kami Konsultan Hukum Terbaik di Indonesia :

SAIFUL ANAM & PARTNERS
Advocates & Legal Consultants

Menteng Square Tower B Lantai 7 Nomor 5, Jl. Matraman No.30, RT.5/RW.6, Kel. Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
Hp. 081 285 777 99
Email : saifulanam@lawyer.com

Continue Reading

Kasusnya Tak Kunjung Diproses, Keluarga Siswa yang Jadi Korban Penganiayaan Harap Keadilan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kasus dugaan penganiayaan terhadap MHD (16) yang merupakan siswa SMA Shafiyyatul Amaliyah Medan, Sumatera Utara, tak kunjung ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Kuasa hukum keluarga MHD, Saiful Anam pun berharap polisi tidak tebang pilih dan diskriminasi terhadap kasus tersebut meski telah lama terjadi.

Menurutnya, polisi harus bersikap tegas dan menangkap pelaku dugaan kekerasan anak tersebut.

“Polisi harus segera menindak dengan tegas dugaan tidak pidana diskriminatif dan penganiyaan terhadap anak sesuai dengan Undang-undang (UU) Perlindungan Anak. Apalagi kasus tersebut sudah mendapatkan perhatian khsus dari Komisi Perlindungan Anak (KPAI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud,” ujar Saiful Anam, ketika ditemui awak media, di Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019).

Ia menegaskan kasus yang dialami MHD itu hingga kini belum mendapat keadilan, lantaran pelaku masih bebas berkeliaran.

“Kita ingin pelaku segera ditahan dan segera diproses hukum. Kasus ini sudah lama. Kenapa lambat sekali penanganannya,” kata dia.

Kasus penganiayaan ini bermula pada saat MHD dan teman-temannya dianggap terlambat masuk ke dalam kelas, Rabu 3 Oktober 2018 silam.

Guru wali kelas MHD, Cindy Claudyana Sembiring K, justru melakukan penganiyaan secara fisik dan psikis dengan memukul kaki korban dengan menggunakan gagang sapu ijuk berkali-kali.

Selain itu, pelaku juga membenturkan kepala korban ke dinding, mencekik leher dengan menggunakan dasi korban dan banyak lagi bentuk penganiayaan lainnya serta tindakan-tindakan yang mengarah kepada diskrimatif terhadap korban didalam kelas yang disaksikan oleh teman-temannya.

“Tidak hanya itu, salah satu guru bernama Syahyudi, S.PdI yang dengan atau tanpa mengetahui jelas persoalannya, justru melakukan hal yang sama kepada Hadyan. Padahal anak tersebut bukan merupakan anak yang tergolong nakal dan tidak pernah keluar masuk ruang BP/BK di sekolahnya,” kata dia.

Pasca kejadian, orang tua korban pun mengadukan hal tersebut ke Bareskrim Mabes Polri dengan nomor laporan STTL/1189/XI/2018/BARESKRIM tertanggal 9 November 2018 dan ke KPAI dengan tanda bukti lapor 675/KPAI/PGDN/XI/2018 tertanggal 15 November 2018.

Selain itu, pihak keluarga MHD juga telah melaporkan kasus itu ke Kemendikbud berdasarkan Surat Nomor B-01281/SAP-01/XI/2018 tertanggal 15 November 2018 tentang Pengaduan Penganiayaan Anak oleh Guru SMA Syafiyyatul Amaliyyah Medan.

“Meskipun kedua guru tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah dikeluarkan dari SMA Syafiyyatul Amaliyyah Medan, tapi hingga saat ini perkara tersebut belum jelas arahnya. Kita ingin kedua pelaku segera ditahan,” pungkasnya.

Link Berita


Continue Reading

Kasus Guru Aniaya Murid di Medan, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Medan, Beritasatu.com – MHD (16) siswa SMA Shafiyyatul Amaliyah Medan, Sumatera Utara, pada 3 Oktober 2018 lalu mengalami peristiwa tak menyenangkan. Ia dianiaya oleh dua gurunya CCS dan SY karena dianggap terlambat masuk sekolah. Korbn dipukul kakinya menggunakan gagang sapu ijuk beberapa kali, kemudian dibenturkan ke dinding dan dicekik lehernya menggunakan dasi yang dipakai.

Atas kasus tersebut, keluarga MHD, Ditriana dan Arindo Ruslan mengadukan dugaan peniyaan anak dan tindakan diskriminatif anak ke Bareskrim Mabes Polri dengan nomor laporan STTL/1189/XI/2018/BARESKRIM tertanggal 9 November 2018 dan ke KPAI dengan tanda bukti lapor 675/KPAI/PGDN/XI/2018 tertanggal 15 November 2018. Pihak keluarga juga telah melaporkan penganiyaan oleh guru ke Kemendikbud berdasarkan Surat Nomor B-01281/SAP-01/XI/2018 tertanggal 15 November.

Menurut kuasa hukum korban MHD, Saiful Anam, kedua guru tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Pihak sekolah juga sudah mengeluarkan kedua guru tersebut.

“Tapi hingga saat ini perkara tersebut belum jelas arahnya. Kita ingin kedua pelaku segera ditahan,” pungkas Saiful Anam.

Ia berharap, polisi tidak menganggap remeh kasus penganiayaan anak yang dialami kliennya tersebut lantaran masalah itu sudah lama terjadi. Menurut Saiful Anam, polisi harus bersikap tegas dan menangkap pelaku dugaan kekerasan anak tersebut.

“Polisi harus segera menindak dengan tegas dugaan tidak pidana diskriminatif dan penganiyaan terhadap anak sesuai dengan Undang-undang (UU) Perlindungan Anak. Apalagi kasus tersebut sudah mendapatkan perhatian khsus dari Komisi Perlindungan Anak (KPAI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud,” ujar Saiful Anam, Kamis (2/5/2019).

Menurut Anam, kasus dugaan penganiyaan dan diskriminasi anak yang dialami MHD itu hingga kini belum mendapat keadilan lantaran pelaku hingga kini masih bebas berkeliaran. “Kita ingin pelaku segera ditahan dan segera diproses hukum. Kasus ini sudah lama. Kenapa lambat sekali penangananya,” tutur Anam.

Link Berita

Continue Reading

Keluarga Korban Heran, 1 Tersangka Penganiayaan Anak Tak Ditahan

KEPOLISIAN Daerah Sumatera Utara telah menahan Cindy Claudyana Sembiring K, tersangka kasus dugaan penganiayaan anak berinisial MHD (16) siswa SMA Shafiyyatul Amaliyah Medan, Sumatera Utara pada 20 Mei 2019 lalu.

Kasus tersebut sebelumnya telah dilaporkan keluarga korban ke polisi pada tanggal 9 November 2018 dengan terlapor guru MHD yang bernama Cindy Claudyana Sembiring K dan Syahyudi.

Belakangan keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, baru Cindy Claudyana Sembiring yang dijebloskan ke dalam bui.

Menurut kuasa hukum keluarga korban, Saiful Anam, terdapat kejanggalan dalam penanganan kasus ini. Dirinya juga mempertanyakan mengapa saat ini hanya satu orang saja yang dilakukan penahanan. Padahal, kata Anam, dalam kasus itu polisi telah menetapkan keduanya jadi tersangka.

“Harusnya karena ini tindak pidana yang termasuk dalam kategori tindak pidana anak, pihak Kepolisian tidak tebang pilih dalam melakukan tindakan penahanan. Apalagi keduanya sudah dua kali tidak menghadiri panggilan sebagai tersangka, selain itu pula kasus ini telah mendapatkan perhatian khusus baik dari KPAI maupun Kemendikbud,” kata Saiful Anam, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5).

Saiful Anam meminta, polisi tidak ‘bermain api’ dalam penanganan kasus tersebut karena telah mendapat perhatian publik.

“Kami berharap polisi tidak main-main menangani kasus ini. Kami minta kedua tersangka harus ditahan,” katanya.

Masih menurutnya, tidak hanya keluarga korban yang menginginkan keadilan, tetapi semua pihak termasuk orang tua murid SMA Shafiyyatul Amaliyah Medan lainnya menginginkan adanya keadilan atas kasus tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Saiful Anam, kepolisian harusnya memandang kasus dugaan penganiayaan anak ini secara komprehensif dan berkesinambungan.

“Sangat tidak adil apabila satu orang ditahan satu lagi tidak ditahan,” tegasnya.

Kasus dugaan penganiayaan ini bermula pada saat MHD dan teman-temannya dianggap terlambat masuk kedalam kelas, Rabu 3 Oktober 2018 lalu. Padahal tidak demikian adanya.

Namun guru wali kelas MHD yang bernama Cindy Claudyana Sembiring K justru melalukan hal yang seharusnya tidak ia lakukan dengan melakukan penganiyaan secara fisik dan psikis antara lain memukul kaki dengan menggunakan gagang sapu ijuk berkali-kali.

Selain itu, pelaku juga membenturkan kepala korban ke dinding, mencekik leher dengan menggunakan dasi korban dan banyak lagi bentuk penganiayaan lainnya serta tindakan-tindakan yang mengarah kepada diskrimatif terhadap korban didalam kelas yang disaksikan oleh teman-temannya.

Tidak hanya itu, salah satu guru bernama Syahyudi yang dengan atau tanpa mengetahui jelas persoalannya, justru melakukan hal yang sama kepada Hadyan. Padahal anak tersebut bukan merupakan anak yang tergolong nakal dan tidak pernah keluar masuk ruang BP/BK di sekolahnya. (OL-8)

Link Berita

Continue Reading

2 Kali Mangkir, Dua Pelaku Penganiayaan Anak SMA di Medan Bakal Dijemput Paksa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua tersangka dugaan penganiayaan terhadap siswi SMA Shafiyyatul Amaliyah Medan MHD (16), yakni Claudyana Sembiring K dan Syahyudi, diketahui dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

Keduanya diketahui telah dua kali tidak menghadiri panggilan sebagai tersangka dari penyidik Subdit IV Renakta Polda Sumatera Utara.

“Tadi kami sudah mendapatkan informasi dari Kompol Hariyani Kanit 1 Subdit IV Renakta Polda Sumut, bahwa tersangka sudah dipanggil dua kali tapi tidak hadir, untuk itu akan dikeluarkan Surat Perintah membawa,” ujar Saiful Anam selaku kuasa hukum keluarga korban, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Penjemputan paksa itu, dijelaskan Anam, sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku yakni apabila seorang tersangka tidak menghadiri panggilan penyidik hingga dua kali, maka dapat dilakukan penjemputan paksa.

“Ya, info dari penyidik bahwa akan dikeluarkan surat penjemputan paksa sesuai dengan pasal 112 ayat 2 KUHAP,” kata dia.

Anam mengatakan kedua tersangka terancam jemput paksa dan dapat langsung ditahan oleh kepolisian. Pasalnya, unsur dugaan tindak pidana diskriminatif dan penganiyaan terhadap anak sesuai dengan UU Perlindungan Anak telah terpenuhi.

Ia pun berharap polisi dapat secara objektif menggunakan kewenangannya untuk segera mengejar, menjemput paksa dan menahan kedua tersangka.

“Apalagi yang bersangkutan sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi,” tukas Anam.

Sebelumnya diberitakan, kasus penganiayaan ini bermula saat MHD dan teman-temannya dianggap terlambat masuk ke dalam kelas, Rabu 3 Oktober 2018 silam.

Guru wali kelas MHD, Cindy Claudyana Sembiring K, justru melakukan penganiyaan secara fisik dan psikis dengan memukul kaki korban dengan menggunakan gagang sapu ijuk berkali-kali.

Selain itu, pelaku juga membenturkan kepala korban ke dinding, mencekik leher dengan menggunakan dasi korban dan banyak lagi bentuk penganiayaan lainnya serta tindakan-tindakan yang mengarah kepada diskrimatif terhadap korban didalam kelas yang disaksikan oleh teman-temannya.

Guru lain bernama Syahyudi, yang dengan atau tanpa mengetahui jelas persoalannya, justru melakukan hal yang sama kepada korban.

Pasca kejadian, orang tua korban pun mengadukan hal tersebut ke Bareskrim Mabes Polri dengan nomor laporan STTL/1189/XI/2018/BARESKRIM tertanggal 9 November 2018 dan ke KPAI dengan tanda bukti lapor 675/KPAI/PGDN/XI/2018 tertanggal 15 November 2018.

Selain itu, pihak keluarga MHD juga telah melaporkan kasus itu ke Kemendikbud berdasarkan Surat Nomor B-01281/SAP-01/XI/2018 tertanggal 15 November 2018 tentang Pengaduan Penganiayaan Anak oleh Guru SMA Syafiyyatul Amaliyyah Medan.

Link berita

Continue Reading

PENGACARA HAK ASUH ANAK TERBAIK JAKARTA

ADVOKAT/PENGACARA PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA

Hak Asuh Anak merupakan hal yang banyak dipermasalahkan di Indonesia. Hak Asuh Anak kadangkala saling diperebutkan oleh salah satu pasangan keluarga baik oleh laki-laki maupun perempuan. Segala macam cara akan digunakan untuk dapat mengasuh serta menguasai anak, baik secara sah maupun secara tidak sah secara hukum dan peraturan perundang-undangan. Banyak aspek yang akan digunakan sebagai alasan guna mendapatkan hak asuh anak baik sesuai UU Perkawinan, UU Anak, Hukum Islam, KUHPerdata dan Peraturan Perundang-Undangan lainnya. Untuk seringkali tidak jarang dalam upaya mendapatkan hak asuh anak justeru akan berhadapan dengan hukum yang sangat pelik bahkan berujung kepada perbuatan melawan hukum baik pidana maupun perdata.

Meskipun pada dasarnya Anak bukanlah untuk diperebutkan, namun pada kenyataannya dilapangan, Anak seringkali menjadi subjek maupun objek dalam hukum utamanya setelah atau pada saat putusnya pernikahan. Hal itu dapat terlihat grafik banyaknya perkara perebutan hak asuh anak baik di Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Agama. Tidak sedikit dari setiap perjuangan seseorang untuk mendapatkan haknya untuk mengasuh anaknya berakhir dengan kekecewaan, dikarenakan tidak memiliki pengalaman dalam penanganan perkara di Pengadilan, sehingga pada akhirnya akan merugikan dirinya sendiri oleh karena keinginan untuk mengasuh anak tidak tercapai dengan maksimal. Untuk itu sangat dibutuhkan berupa keahlian dalam pengurusan masalah hak asuh anak, sehingga tujuan dalam pengasuhan hak anak dapat tercapai sesuai dengan yang diinginkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

ADVOKAT/PENGACARA/KONSULTAN HUKUM HAK ASUH ANAK

Saiful Anam & Partners merupakan pengacara/advokat/konsultan hukum dibidang hukum keluarga yang salah satunya menangani masalah-masalah berkaitan dengan Hak Asuh Anak. Berbagai macam pengalaman telah dilalui dalam penanganan Hak Asuh Anak di Indonesia. Banyak cara dan seluk-beluk dalam pemenangan Hak Asuh Anak yang tidak diketahui menurut umum, namun bagi tim hukum Saiful Anam & Partners memiliki strategi unik dalam setiap penanganan masalah hukum utamanya berkaitan dengan penanganan Hukum Keluarga dalam hal ini Hak Asuh Anak di Indonesia. Untuk itu sangat tepat dalam pengurusan Hak Asuh Anak dipercayakan kepada kantor Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Saiful Anam & Partners.

Hubungi Kami Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Hak Asuh Anak :

SAIFUL ANAM & PARTNERS
Advocates & Legal Consultants

Menteng Square Tower B Lantai 7 Nomor 5, Jl. Matraman No.14, RT.5/RW.6, Kel. Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
Hp. 081 285 777 99
Email : saifulanam@lawyer.com


Continue Reading

PENGACARA HAK ASASI MANUSIA (HAM) TERBAIK JAKARTA

ADVOKAT/PENGACARA/KONSULTAN HUKUM HAK ASASI MANUSIA (HAM) TERBAIK DI INDONESIA

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan isu yang tidak mungkin lekang oleh waktu. Dalam keseharian kita pasti kita sering mendengar atau bahkan mengatakan bahwa tindakan maupun perbuatan Aparat Penegak Hukum, Seseorang yang memiliki Kekuasaan, maupun siapapun dianggap atau telah melanggar Hak Asasi Orang lain. Tanpa disadari oleh setiap manusia setiap perbuatan melawan hukum baik perdata, pidana, maupun adminitrasi negara sebenarnya juga erat kaitannya dengan Hak Asasi Manusia. Untuk itu cakupan hukum tentang Hak Asasi Manusia ini menjadi sangat luas tidak hanya berkaitang dengan perbuatan hukum publik, juga berkaitan dengan hukum pivatpun dapat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM dalam arti luas. Selain itu subjek atau pelaku pelanggaran Hak Asasi Manusia bukan hanya dilakukan oleh badan hukum publik, akan tetapi seseorang atau lembaga privatpun dapat dikategorikan sebagai pelanggar HAM apabila memenuhi unsur pelanggaran HAM sebagaimana telah digariskan menurut ketentuan hukum Nasional maupun HAM Internasional yang diakui oleh Negara Republik Indonesia.

Apabila melihat kenyataan dilapangan, banyak sebenarnya pelanggaran-pelanggaran ham baik yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga negara serta lembaga swasta lainnya baik publik maupun privat terhadap baik perorangan maupun kelembagaan yang sangat merugikan baik secara fisik maupun psikis yang dapat menyebabkan hak-haknya yang seharusnya dan semestinya dilindungi justeru dilanggar baik yang besifat pidana, perdata maupun administrasi. Namun kadangkala masyarakat tidak tau dan tidak paham bagaimana cara memperjuangkannya, sehingga banyak kasus-kasus HAM yang semestinya mendapatkan keadilan justeru didiamkan begitu saja sehingga korban pelanggaran HAM menjadi semakin tidak berdaya akibat ulah-ulah orang perorang maupun oknum baik yang memiliki kekuasaan/jabatan ataupun kemampuan finansial.

PENGACARA SPESIALIS HAK ASASI MANUSIA (HAM)

Saiful Anam & Partners merupakan kantor advokat/pengacara/konsultan hukum yang secara khusus menangani perkara dan kasus Hak Asasi Manusia (HAM). Perkara-perkara HAM biasanya merupakan perkara yang cukup rumit oleh karena menurut pengalaman seringkali melawan penguasa ataupun pemilik modal, sehingga membutuhkan penanganan yang benar dan tepat sasaran, sehingga dengan penanganan yang demikian masalah HAM yang dihadapi oleh orang perorang maupun lembaga publik maupun privat benar-benar mampu dan dapat dicarikan jalan keluar sesuai dengan prinsip-prinsip hukum dan hak asasi manusia yang berlaku sesuai dengan peaturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip yang berlaku dalam hak asasi manusia.

Kantor Pengacara, Advokat dan Konsultan Hukum Saiful Anam & Patners telah berpengalaman dalam menghadapi kasus-kasus HAM baik yang berskala kecil, sedang maupun besar baik yang berhadapan langsung dengan penguasa maupun pemilik modal, maupun yang terjadi terhadap hak asasi anak dan perempuan serta kelompok rentan lainnya yang seringkali dijadikan objek dalam pelanggaran Hak Asasi Manusia. Kami berupaya mencari jalan keluar terbaik dalam setiap penanganan persoalan-persoalan HAM dengan tetap mengedepankan etika dan prinsip hukum yang berlaku, sehingga dengan demikian efektifitas penangananpun akan selalu menjaga dan menghormati hak asasi orang lain pula, sehingga tidak akan membahayakan setiap orang/badan yang sedang memperjuangkan hak-haknya di lembaga-lembaga yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia.

Hubungi Kami Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Hak Asasi Manusia (HAM) :

SAIFUL ANAM & PARTNERS
Advocates & Legal Consultants

Menteng Square Tower B Lantai 7 Nomor 5, Jl. Matraman No.14, RT.5/RW.6, Kel. Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
Hp. 081 285 777 99
Email : saifulanam@lawyer.com

Continue Reading

PENGACARA SPESIALIS SENGKETA PEROLEHAN HASIL PEMILU

ADVOKAT, PENGACARA DAN KONSULTAN HUKUM SENGKETA PEMILU DPR, DPRD, DPD, PRESIDEN & WAKIL PRESIDEN

Setiap adanya moment pergantian kepemimpinan politik di Indonesia seringkali diwarnai oleh kecurangan-kecurangan baik yang bersifat administratif maupun yang bersifat massif dan terencana demi memperoleh jabatan yang yang diinginkannya. Tidak jarang pula dalam setiap pertarungan dalam kontestasi politik pemilu segala macam cara digunakan untuk meraih suara terbanyak baik dengan cara-cara yang sejalan dengan peraturan perundang-undangan, namun tidak jarangpula yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan sehingga pada akhirnya berujung pada adanya sengketa pemilihan umum baik pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPRRI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi (DPRD Propinsi), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota (DPRD Kab/Kota), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) maupun Pemilihan Pesiden dan Wakil Presiden di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berbagai problem sengketa pemilihan umum (pemilu) di Indonesia muncul, diantaranya mulai sejak awal atau pra pemilihan, pada saat pemilihan maupun setelah pemilihan atau dikenal pada saat rekapitulasi suara. Pada saat sebelum/pra pemilihan misalnya, kecuangan-kecurangan terjadi diantaranya yakni adanya data daftar pemilih tetap (DPT) yang memang sengaja tidak divalidkan oleh yang berkepentingan, sehingga dapat menguntungkan salah satu calon kontestan dalam Pemilu, sedangkan pada saat pemilihan dilakukan kecurangan-kecurangan tampak mulai dari penganiyaan pemilih, pesekusi pemilih, sampai adanya money politik sebelum, pada saat maupun setelah pemilihan. Selain itu dapat kita lihat kecurangan-kecurangan pada saat rekapitulasi suara misalnya adanya penggelembungan suara yang sengaja dilakukan untuk menguntungkan salah satu calon tertentu sehingga memperoleh batas bilangan pembagi suara sesuai yang ditentukan sehingga pada akhirnya calon tersebut dianggap lolos untuk menduduki jabatan politik yang diinginkannya.

Kecurangan-kecurangan tersebut kadang memang didesain sedemikian rupa, tentunya dengan berbagai cara demi untuk mencapai tujuannya yakni menduduki jabatan-jabatan politik dalam pemerintahan. Namun tidak hanya itu, adapula yang memang terdapat calon yang telah dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilu akan tetapi dicari-cari kesalahannya demi untuk menggagalkan kemenangan yang telah diraihnya, sehingga pada akhirnya calon-calon pemenang tersebut berpotensi untuk didiskualifikasi maupun dianulir oleh penyelenggara pemilu, yang pada akhirnya akan sangat merugikan calon-calon yang telah atau akan ditetapkan maupun berpotensi memenangi kontestasi politik lima tahunan tersebut. Kondisi yang demikian tentu membutuhkan keahlian dalam penanganan sengketa perolehan hasil pemilu, karena tidak semua orang, maupun advokat, pengacara dan konsultan hukum yang benar-benar mengerti dan paham betul tentang seluk-beluk penanganan sengketa pemilu. Untuk itu sangat diperlukan pengacara-pengacara ahli dibidang penanganan sengketa pemilu, sehingga pada akhirnya penanganan terhadap sengketa tersebut benar-benar tepat sasaran sehingga apa yang diinginkan atau tujuan yang diinginkan dalam rangka memperjuangkan aspirasi rakyat benar-benar dapat tersalurkan dengan baik.

SAIFUL ANAM & PARTNERS PENGACARA SPESIALIS SENGKETA PEMILU

Kantor Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum Saiful Anam & Partners merupakan kantor pengacara yang telah berpengalaman menangani sengketa-sengketa dalam pemilihan umum (pemilu) di indonesia. Untuk itu pengalaman-pengalaman demi pengalaman serta jam terbang dan keahlian menangani sengketa pemilu sudah tidak dapat diragukan lagi, hal itu mengingat sengketa pemilu merupakan sengketa yang sangat unik yang menuntut adanya keahlian tersendiri tidak sama dengan penanganan perkara-perkara perdata maupun pidana lainnya, sehingga membutuhkan keahlian yang terfokus pada penanganan sengketa pemilu di Indonesia. Selain itu tidak banyak yang tau bahwa sengketa pemilu sebaiknya ditangani oleh mereka-mereka yang belajar dan mempelajari Hukum Tata Negara, Hukum Pemilu, Politik Hukum dan strategi penanganan perkara Pemilu/Pilkada serta mereka-mereka yang sering menangani dan bersidang di Mahkamah Konstitusi, untuk itu memang dibutuhkan keahlian tersendiri dalam menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan Pemilihan Umum di Indonesia.

Saiful Anam & Partners didukung dengan advokat, pengacara dan konsultan hukum dibidang Ilmu Hukum Tata Negara dan Hukum Adminitrasi Negara yang mumpuni, sehingga sudah tidak diragukan lagi untuk dapat dijadikan partners terbaik guna penyelesaian sengketa Pemilu di Indonesia. Tidak hanya itu dalam penanganan sengketa Pemilu kantor Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum Saiful Anam & Partners juga tidak semua perkara pemilu dapat diambil dan ditanganinya, bergantung pada jenis dan beban kerja yang akan ditanganinya, karena tidak semua perkara sengketa pemilu dapat ditangani oleh Kantor Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum Saiful Anam & Partners, karena kami tidak semata-mata mencari keuntungan/finansial, akan tetapi bergantung pada sengketa pemilu yang benar dan dapat diperjuangkan, sehingga kami sangat objektif memberikan penilaian terhadap sengketa pemilu yang kemungkinan dapat dimenangkan atau bahkan dapat ditolak oleh lembaga yang memeriksa dan mengadili sengketa pemilu yang besangkutan.

Hubungi Kami Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Pemilu

SAIFUL ANAM & PARTNERS
Advocates & Legal Consultants

Menteng Square Tower B Lantai 7 Nomor 5, Jl. Matraman No.14, RT.5/RW.6, Kel. Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
Hp. 081 285 777 99
Email : saifulanam@lawyer.com

Continue Reading

PENGACARA HUKUM ISLAM TERBAIK

PENGACARA HUKUM ISLAM TERBAIK

Indonesia merupakan salah satu negara yang berpenduduk dengan Agama Islam terbesar di dunia, terdapat sekitar 87,18% atau 207 juta jiwa dari total 238 juta jiwa penduduk yang memeluk agama Islam. Artinya secara kultur dan budaya sudah tentu dalam praktik keseharian masyarakat Indonesia lebih banyak menggunakan hukum Islam sebagai landasan hidup baik kehidupan berbangsa dan bernegara banyak dipengaruhi oleh tradisi hukum Islam yang sangat kuat, meskipun negara Indonesia tidak memakai syariat Islam dalam menjalankan hukum dan pemerintahannya. Namun demikian meskipun negara Indonesia bukan meupakan negara Islam, akan tetapi banyak transformasi atas nilai-nilai hukum Islam baik sebagian maupun keseluruhan keberbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia, contohnya berkaitan dengan UU perkawinan, UU Wakaf, UU Haji, UU Perbankan (baik UU No 10/1998 maupun UU 21/2008), dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya Kompilasi Hukum Islam yang berdasarkan Instruksi Presiden No 1 Tahun 1991 tanggal 10 Juni 1991 serta Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah berdasarkan Perma No. 2 Tahun 2008.

Selain itu tidak dipungkiri oleh karena penduduk Indonesia sebagian besar adalah beragama Islam, sehingga dalam keseharian masyarakat dalam menjalankan hubungan keperdataan banyak yang menggunakan Hukum Islam yang menjadi acuan dan landasannya, sehingga Pemerintah memberikan ruang melalui Undang -undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman yang dalam penyelesaian berkaitan dengan hukum keperdataan diberikan jalan keluar dengan didirikannya Badan Peradilan Agama sebagai bagian dai Kekuasaan Kehakiman dibawah Mahkamah Agung yang menjalankan fungsi mengadili yang berkaitan dengan persoalan keperdataan yang berkaitan dengan hukum Islam bagi mereka yang beragama Islam. Dengan demikian dengan adanya Pengadilan Agama dapat memberikan jalan dan jalur bagi mereka pencari keadilan yang beragama Islam untuk mempetahankan hak-haknya yang bersumber dari Al-Quran, Hadist dan Ijti’mak atau Kompilasi Hukum Islam di Indonesia.

ADVOKAT PENGACARA dan KONSULTAN HUKUM TERBAIK HUKUM ISLAM DI INDONESIA

Kultur dan mayoritas Indonesia yang merupakan sebagian besar beragama Islam menuntut adanya penyelesaian masalah-hukum yang berkaitan dengan Perkawinan, waris, wasiat, hibah, wakaf, zakat, infaq, shadaqah dan ekonomi syariah sebagaimana diatur dalam pasal 49 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama antara orang-orang yang beragama Islam, sehingga dengan demikian sangat dibutuhkan sekali Advokat, Pengacara maupun Konsultan Hukum yang betul-betul ahli dan memahami tentang Penyelesaian Sengketa Hukum Islam yang bersumber pada Al Quran, Hadist, Ijtijma’ Ulama beserta beberapa peraturan perundang-undangan yang semangatnya terpengaruh oleh nafas hukum Islam.

Saiful Anam & Partners merupakan kantor Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum yang mengerti dan paham betul berkaitan dengan penyelesaian Hukum Islam baik yang berkaitan dengan Perkawinan Islam maupun Pengacara Perceraian dalam Islam, Penyelesaian sengketa waris dan warisan, Sengketa Wasiat Keluarga Islam, seluk beluk hibah, sampai masalah Wakaf, infaq, shadaqah. Sedangkan yang sedang booming saat ini adalah perihal berkaitan dengan penyelesaian sengketa ekonomi syariah baik yang berkaitan dengan perbankan syariah, bisnis syariah dan lain sebagainya.

Salah satu keunikan yang dimiliki kantor Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum Saiful Anam & Patners dalam penyelesaian sengketa Hukum Islam adalah dengan selalu memanfaatkan Al-Quran dan Hadist sebagai acuannya, mengingat sebagian besar dari Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum Saiful Anam & Partners merupakan lulusan dari pondok pesantren dan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan Islam terbesar di Indonesia contohnya sebagian besar Advokatnya merupakan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam dan Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah yang sangat tau dan mengerti betul tentang seluk beluk Hukum Islam bukan hanya dalam perspektif norma yang berlaku dan diakui oleh negara, akan tetapi juga berkaitan dengan tata urutan peraturan yang berlaku dan diakui oleh kalangan Ilmuwan Islam pada umumnya. Dengan demikian sangat tepat sekali bagi pencari keadilan dalam menggunakan jasa hukum Saiful Anam & Partners dalam upaya penyelesaian sengketa dan permasalahan hukum Islam di Indonesia.

Hubungi kami Pengacara Spesialis Hukum Islam terbaik di Indonesia :

SAIFUL ANAM & PARTNERS
Advocates & Legal Consultants

Menteng Square Tower B Lantai 7 Nomor 5, Jl. Matraman No.14, RT.5/RW.6, Kel. Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
Hp. 081 285 777 99
Email : saifulanam@lawyer.com

Continue Reading

PENGACARA HUKUM WARIS TERBAIK DI INDONESIA

PENGACARA HUKUM WARIS TERBAIK DI INDONESIA

Hukum Waris merupakan hukum yang tergolong sangat penting bagi siapapun dan dimanapun. Waris merupakan pembagian harta benda secara adil kepada ahli waris yang sah atas peninggalan harta benda Pewaris. Dilapangan tidak jarang sengketa antar keluarga yang disebabkan oleh adanya ketidak adilan dalam pembagian Warisan. Pembagian Waris yang tidak sesuai dengan Hukum yang berlaku menyebabkan adanya saling iri sehingga pada akhirnya sangat banyak berujung ke meja hijau atau Pengadilan. Untuk itu pembagian Warisan secara adil sangat diperlukan untuk menghindari adanya sengketa dikemudian hari yang mengakibatkan adanya pembengkakan pengeluaran yang seharusnya tidak dikeluarkan.

Hukum Waris adalah hukum yang sangat unik, mengingat hukum Waris ini tidak semua berlaku secara universal bagi seluruh rakyat Indonesia. Secara sederhana hukum Waris di Indonesia dibagi menjadi 3 (tiga) bagian, yakni Hukum Waris Islam, Hukum Waris Perdata/Barat dan Hukum Waris Adat. Mengapa dikatakan unik ? Hal itu dikarenakan pada masing-masing orang berbeda-beda pembagiannya sesuai dengan agama, kultur dan pilihan hukum yang akan diambilnya. Untuk itu kadang tidak semua Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum mengetahui tata cara pembagian waris yang sesuai dengan keadilan baik dalam Hukum Waris Islam, Hukum Waris Perdata/Barat maupun Hukum Waris Adat. Untuk itu diperlukan pemahaman secara komprehensif tentang perbedaan masing-masing ketiganya, sehingga dalam pembagiannya tidak menimbulkan sengketa yang justeru dapat merugikan bagi setiap ahli waris.

ADVOKAT/PENGACARA/KONSULTAN HUKUM SPESIALIS WARIS

Mencari Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Waris bisa dibilang gampang-gampang susah, hal itu mengingat sangat sedikit yang mengerti secara komprehensif tentang Hukum Waris Islam, Hukum Waris Barat dan Hukum Waris Adat secara bersamaan. Banyak sebagian orang salah dan tidak mengerti bagaimana cara menghitung Warisan secara adil sesuai dengan Hukum Waris yang dianutnya yang tentunya memberikan keadilan bagi seluruh ahli waris, sehingga pada akhirnya menghindari adanya sengketa Warisan yang akan sangat merugikan bagi seluruh ahli waris baik dari segi materiil dan immateriil yang mau tidak mau akan menghabiskan waktu, tenaga, fikiran bahkan finansial untuk berperkara di Pengadilan. Untuk itu sengketa waris sebaiknya dihindari dengan menunjuk dan mempercayakan kepada Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Waris yang dapat memberikan kepastian dalam pembagian warisan. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur melalui Pengadilan apabila pembagian warisan tersebut telah tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur baik menurut Hukum Islam, KUHPerdata maupun Hukum Adat, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mengajukan Gugatan maupun Penetapan Waris ke Pengadilan sesuai Kompetensinya.

Saiful Anam & Partners merupakan kantor Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum dibidang Hukum Waris yang secara komprehensif memberikan jalan keluar baik preventif maupun represif terhadap pembagian warisan yang berkeadilan, sehingga dapat meminimalisir adanya sengketa maupun konflik antar ahli waris, sehingga dapat meminimalisir pengeluaran tenaga, fikiran dan finansial oleh para ahli waris. Kantor Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum Saiful Anam & Partners berpengalaman dalam menangani pembegian warisan yang berkeadilan, serta sengketa Warisan yang memenuhi prinsip keadilan sehingga dapat memberikan keadilan bagi pencari keadilan dalam upaya mendapatkan hak-hak warisnya sebagaimana ditentukan baik dalam Hukum Islam, Hukum Perdata Barat maupun Hukum Adat.

Hubungi Kami Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum dibidang hukum Waris :

SAIFUL ANAM & PARTNERS
Advocates & Legal Consultants

Menteng Square Tower B Lantai 7 Nomor 5, Jl. Matraman No.14, RT.5/RW.6, Kel. Kenari, Kec. Senen, RT. 05/RW. 06, Jakarta Pusat – Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430
Hp. 081 285 777 99
Email : saifulanam@lawyer.com

Continue Reading
1 2 3 19